ENS – FS-KB2 Gelar Pasar Murah, Ini Harga Paketnya

oleh

Bandarlampung, (gemamedia.co)
Forum Silaturahim – Karena Bersama Kita Bisa (FS-KB2) bakal menggelar acara pasar murah di Kelurahan Kota Karang Raya, Telukbetung Timur, Sabtu (26/5) besok.

Rapat pembahasan akhir menetapkan harga setiap paketnya adalah 48 ribu Rupiah untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk anggota organisasi FS-KB2 diberikan discount 10 persen.
Hal itu disampaikan Ketua Umum organisasi FS-KB2 Provinsi Lampung, Erika Novalia Sani, SH., Jum’at (25/5) malam.

“Karena anggota FS-KB2 ini pun mayoritas dari kalangan keluarga prasejahtera. Jadi, untuk pemegang Kartu Tanda Anggota organisasi FS-KB2 dapat harga 43 ribu Rupiah per paket.  Itu diluar harga beras,” papar Erika Novalia Sani yang sering juga diinisialkan ENS itu.

Kemudian, Erika yang biasa disapa Ummi itu merinci isi dari paket tersebut.
“Isinya Terigu merk Segitiga Biru 1 Kilogram, Gula pasir 1 Kilogram, minyak goreng kemasan cap Tawon ukuran 900 ml, mie instan 5 bungkus,  dan Sirup merk Marjan 1 botol. Nah. Itu isi setiap paketnya,” rinci dia.

Sementara harga beras, masih kata Erika, per paketnya dibandrol harga 42 ribu Rupiah.
“Satu paket beras masing-masing 5 Kilo gram, harga tersebut berlaku untuk semua. Jadi tidak ada discount baik anggota ataupun masyarakat umum. Sudah kita pastikan harga tersebut dibawah harga pasar,”  kata Erika yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi III Fraksi NasDem Kota Bandarlampung itu.

BACA :  Sheraton Lampung Bukber Dengan Keluarga JAMO

Artinya,  kalau per KK (Kepala Keluarga) mengambil dua-duanya,  maka 90 ribu Rupiah untuk umum, dan 85 Ribu Rupiah berlaku untuk anggota organisasi FS-KB2.
“Beda harga 5 ribu saja,  namun tujuan kita tetap bagaimana caranya kita bisa berbuat untuk masyarakat, walaupun itu nilainya tidak seberapa. InshaAllah apa yang kita lakukan ini selain bermanfaat untuk warga, juga mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Inilah kenapa kita gelar juga di bulan Ramadan,” ujar Erika yang juga Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Provinsi Lampung itu menutup percakapan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.