Bandar Lampung – Kasus campak di Bandar Lampung dilaporkan meningkat. Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung mendesak Pemerintah Provinsi Lampung (Pemprov) segera turun tangan membantu penanganan dan distribusi vaksin.
Ketua Komisi IV, Asroni Paslah, mengatakan lonjakan kasus harus direspons cepat agar tidak meluas.
“Campak bisa dicegah dengan imunisasi. Jika kasus naik, artinya cakupan vaksinasi belum optimal. Pemprov harus segera bantu percepatan distribusi,” ujar Asroni, Rabu (4/3/2026).
DPRD meminta Dinas Kesehatan Kota berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan vaksin mencukupi kebutuhan serta menggelar imunisasi kejar di wilayah dengan kasus tertinggi.
Komisi IV menegaskan akan memanggil pihak terkait guna meminta penjelasan detail mengenai jumlah kasus, stok vaksin, dan langkah mitigasi yang telah dilakukan.