Bandarlampung, — Apresiasi luar biasa mengalir bagi para pahlawan olahraga asal Kota Tapis Berseri yang sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, secara resmi menyerahkan tali asih berupa uang tunai hingga puluhan juta rupiah dan hadiah ibadah Umrah kepada atlet serta pelatih yang berjaya di ajang SEA Games ke-33 Thailand 2025. Prosesi penyerahan bonus ini berlangsung khidmat di GOR Siger Kimaja, Way Halim, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Walikota yang akrab disapa Bunda Eva ini tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas torehan medali perak dan perunggu yang diraih para atlet. Sebagai bentuk penghargaan nyata, Pemerintah Kota Bandarlampung menggelontorkan dana apresiasi yang cukup signifikan.
Atlet peraih medali perak, yakni Nur Halim Arlendi dari cabang olahraga Karate, Nabila Maharani dari cabang Tinju, serta Bachtiar Sanjaya dari cabang Baseball, masing-masing menerima bonus sebesar Rp 50 juta.

Tak hanya peraih perak, apresiasi juga diberikan kepada punggawa tim Baseball lainnya, Akbar Kurniawan dan M. Vendi Kurniawan, yang membawa pulang medali perunggu dengan masing-masing mendapatkan Rp 25 juta. Keberhasilan para atlet ini tentu tak lepas dari tangan dingin pelatih, sehingga Mahyudi Dwi Septian selaku pelatih pun turut menerima tali asih sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya.

BACA :  Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar Sambut Ramadan 1447 H

Kejutan luar biasa tidak berhenti pada uang tunai semata. Bunda Eva secara langsung mengumumkan bahwa seluruh atlet dan pelatih tersebut juga diberikan hadiah untuk berangkat ke Baitullah guna melaksanakan ibadah Umrah. “Alhamdulillah, Bunda ucapkan selamat. Ini adalah prestasi kancah dunia. Harapannya ke depan bukan hanya lima yang lolos, tapi bisa mencapai 20 atlet khusus dari Bandarlampung,” tegasnya di hadapan para hadirin.Komitmen Pemkot Bandarlampung terhadap dunia olahraga tampaknya semakin serius.

Bunda Eva mengungkapkan rencana besar untuk membangun GOR modern seluas 5 hektar yang fasilitasnya setara dengan stadion-stadion di Jakarta. Pembangunan yang dijadwalkan mulai tahun 2027 tersebut diharapkan menjadi pusat kawah candradimuka bagi atlet agar lebih fokus berlatih dan mencetak prestasi yang lebih tinggi.

Apresiasi ini disambut haru oleh para atlet, termasuk Bahtiar Sanjaya. Ia mengakui bahwa perhatian besar dari KONI dan Pemkot Bandarlampung telah menghapus kekhawatiran para orang tua mengenai masa depan anak-anak mereka sebagai atlet. Kini, para atlet mulai menatap optimis persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dengan semangat baru yang berkobar.

BACA :  Walikota Bandar Lampung Resmikan Gedung Kantor Baru Dinas Damkar