Bandarlampung (gemamedia)
Pasca di lantik definitif oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, sebagai Bupati Mesuji. Saply, langsung bekerja dengan berbagai langkah dan kebijakan, diantaranya dengan melakukan rolling pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten yang dipimpinnya.

Rolling di lakukan, guna membantu kinerja kepala daerah dalam melaksanakan pembangunan dan perbaikan di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sumatera Selatan ini.

Namun, kinerja pemerintah daerah seakan tidak maksimal. Sebab, banyak pihak menyoroti kekosongan kursi wakil Bupati Mesuji. Tentu, kekosongan kursi BE 2 L menjadi incaran banyak pihak termasuk partai politik pengusung Khamami – Saply pada pilkada lalu.

Penelusuran pewarta, sejumlah nama mencuat mewakili partai politik nya masing – masing. Tidak terkecuali, partai NasDem yang merupakan partai utama pengusung pasangan Khamami – Saply. Bahkan, tidak tanggung – tanggung, partai besutan Surya Paloh tersebut mengajukan empat nama kader terbaiknya untuk mengisi kekosongan kursi wakil Bupati Mesuji. Salah satu nama yang mencuat yaitu Budi Yuhanda, yang merupakan kader muda dan enerjik partai nasdem ini digadang – gadang mendampingi Saply membangun Kabupaten Mesuji di sisa masa jabatan nya yang tinggal 2 tahun lagi.

BACA :  Tunda Bayar Rp200 Miliar Pemprov Lampung Tuntas Lebih Cepat

Menanggapi hal tersebut, Budi Yuhanda yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019 2024, menyerahkan sepenuhnya kepada koalisi parpol pendukung. Bahkan, pihaknya mengusulkan kepada teman – teman di DPRD Kabupaten Mesuji, agar membentuk panitia khusus guna membahas secara khusus persoalan ini.

“Seluruh partai politik memiliki hak mengajukan kader terbaiknya, tapi harus mengacu pada PP 12 tahun 2018 Undang – Undang Pilkada lainya. Dalam hal partai pengusung yang tidak memiliki kursi di dprd tidak bisa memaksakan diri menempatkan kadernya sebagai wakil bupati,” kata Budi.

Saat dikonfirmasi kesiapan ketika dipercaya untuk mendampingi saply sebagai wakil Bupati Mesuji. Budi menyerahkan sepenuhnya kepada koalisi partai politik pendukung. Tapi, dapat dipastikan, Partai Nasdem sudah mempersiapkan kader terbaiknya.

“Bagi saya siapapun nanti yang mendampingi saply sebagai wakil bupati itu harga mati milik Nasdem. Karena, Nasdem merupakan partai politik pemenang pemilu di pileg lalu. Tapi, semuanya itu harus dikomunikasikan dengan teman – teman partai pengusung lainnya,” tegas Budi. (*)

BACA :  Andi Surya: PT.KAI Cuma BUMN Tidak Punya Kewenangan Atur Lahan