Lampung Utara (gemamedia)
Siapa sangka anggota satlantas polres Lampung Utara ini, yang kesehariannya bekerja menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, menjadi inspirasi bagi masyarakat desa kalibalangan kecamatan Abung Selatan.

Banyak yang tidak tahu apa yang dilakukan Aipda Yovan Wijaya, Dengan tabungan yang disisihkan dari gajinya, Aipda Yovan bersama masyarakat setempat mendirikan Taman Pendidikan Al Qur,an (TPA) untuk anak anak mengaji di Desa Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan.

Ada Tiga TPA diwilayah itu yang telah didirikan Aipda Yovan bersama masyarakat, yakni di dusun tepuk leban, dusun saung marga dan Jakarta Baru, selain itu Aipda Yovan juga mewakafkan tanah nya untuk pembangunan pondok pesantren dan juga Masjid.

Diceritakannya, dimulai dari tahun 2019 lalu, saat dirinya menjadi babinkamtibmas di desa kalibalangan kecamatan Abung Selatan, sebagaimana tugas seorang polisi yang menjadi penganyom masyarakat, dia harus berkeliling desa dari tempat satu ke tempat yang lain, berbaur dengan masyarakat.

Dari situlah saya melihat langsung, ada rumah warga yang menurut saya dibawah kata layak, dengan ukuran yang tidak seberapa, dijadikan tempat untuk belajar mengaji oleh puluhan anak anak di daerah itu, bahkan ada juga ditempat berbeda rumah berdinding geribik yang dijadikan tempat anak anak belajar mengaji.

BACA :  18 Ribu Orang meninggal Dunia Sia-sia Akibat Narkoba

“Melihat itu saya merasa apa ya,
Melihat semangat mengaji anak-anak dengan tempat yang kurang layak itu sangat menyentuh hati untuk berbuat sesuatu, yang akhirnya saya bersama masyarakat membangun taman pendidikan Al Qur,an, di dusun tepuk leban, dusun saung marga dan Jakarta Baru, dan allhamdulilah sampai saat ini telah berkembang dan anak anak dapat bejar mengaji dengan nyaman,” jelasnya.

Masih kata Aipda Yovan, saat ini dia dipercaya pimpinan untuk bergabung di satlantas polres Lampung Utara. Dimana pada tahun 2021, saya dapat informasi ada tokoh agama di kalibalangan sedang mencari tempat untuk membangun pondok pesantren dan masjid, disitu dia berpikir dan minta persetujuan dari keluarga untuk mewakafkan tanah kepada beliau, untuk didirikan pondok pesantren dan masjid.

“Alhamdulillah saat ini Pondok Pesantren tersebut sudah berdiri dan berkembang, Bahkan saat ini di pondok pesantren itu sedang melakukan proses pembangunan masjid,” tuturnya.

Disela sela obrolan itu, Aipda Yovan juga mengajak untuk membantu pembangunan masjid yang saat ini sedang dalam tahap proses pembangunan.

BACA :  GRANAT Dukung Program BNN

“Ayo, kita ajak yang lain menyisihkan rezekinya untuk membantu pembangunan masjid di pondok pesantren yang terletak di desa kalibalangan, Semoga apa yang telah kita perbuat akan menjadi ladang amal ibadah kita di akhir nanti,” pungkasnya. (Ek)

Loading