Khusaini Minta Eksekutif Keluarkan Kebijakan Masuk Sekolah Gunakan Sistem Daring

oleh

Metro (gemamedi)
Wakil Ketua DPRD Metro Khusaini meminta eksekutif mengeluarkan kebijakan agar masuk sekolah disamakan mengunakan sistem daring saja.

“Jangan sampai ada perbedaan, sehingga menimbulkan polemik di masyarakat,”ucapnya. Senin (13/07).

Padahal kebijakan Kementerian Pendidikan meminta untuk menambah libur 14 hari kedepan bagi daerah yang belum zona aman. Sementara kebijakan Pemkot Metro untuk memasuki new normal mempersilahkan asalkan bisa mematuhi protokol kesehatan. Namun, masuk sekolahnya tidak serempak, karena ada yang masuk dan ada sekolah yang tidak masuk.

Hal serupa juga disampaikan Komisi II DPRD yang meminta untuk diserentakkan saja dengan sistem daring. Namun, Komisi II meminta bagi siswa yang tidak memiliki HP hendaknya disambangi oleh guru dicarikan solusinya agar jangan sampai ketinggalan pelajaran, begitu juga siswa yang tidak memiliki kuota.

“Jadi jangan sampai ada pilihan, pukul ratakan saja dengan sistem daring. Nanti untuk bisa tatap muka bisa ditetapkan lagi waktunya jika telah benar-benar aman,”ucap anggota Komisi II Yulianto.

Hari ini belajar disekolah di mulai, namun disesuaikan dengan protokol kesehatan. Namun, ini terjadi tidak diberlakukan untuk seluruh sekolah.

BACA :  Dua Unsur Pimpinan DPRD Metro Terima CRV

Menurut Kepala Prasarana SMP Negeri I Metro Sumarjo bahwa hari ini mulai masuk sekolah hanya untuk pembelajaran tatap muka siswa baru saja. Mereka hanya untuk pengenalan sekolah. Tetapi mulai besok sudah kembali diliburkan selama 14 hari kedepan.(sak/*)