TKSK Sumberjaya Lambar Hadiri Upacara HUT RI ke-73 di Istana Negara

Jakarta (GM)
Setelah menyeleksi 15 orang dari 228 orang  Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se Provinsi Lampung; Tim Penilai Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung menetapkan Yusman Ertansi sebagai TKSK berprestasi tingkat Provinsi Lampung 2018.

Bersama dengan Ketua Karang Taruna, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk mengikuti seleksi tingkat Nasional di Jakarta (12 sd 19 Agustus 2018).

Didepan Tim Penilai tingkat Nasional yang dikenal independen dan tentunya persaingan sangat ketat dengan utusan dari provinsi lain di seluruh Indonesia; TKSK berprestasi dari Provinsi Lampung mampu bersaing sehingga oleh Tim Nasional ditetapkan sebagai nominator tiga besar TKSK berprestasi dan berhak mengikuti upacara detik detik proklamasi ke 73 (17/08/2018) di Istana Negara.

Yusman adalah asli putra daerah Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat dengan bangganya memakai pakaian adat Lampung bersama tiga orang TKSK dari Provinsi Sumatera Selatan dan Bali.

Menurut Yusman; menjadi Pekerja Sosial adalah pilihan jiwa, mengingat sejak remaja Yusman selalu peduli dengan orang yang kurang beruntung. Namun sejak tahun 2000 mengikuti pelatihan tentang ilmu pekerjaan sosial sehingga secara formal mendapatkan sertifikat sebagai Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Dengan ilmu pengetahuan dibidang pekerjaan sosial yang diperolehnya; penanganan masalah sosial tidak hanya berdasarkan belas kasian dan carity saja; namun lebih profesional. Pada tahun 2009 Yusman mengikuti rekrutmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) oleh Kemensos RI dan diterima menjadi TKSK Kecamatan Sumberjaya.
“saya mengabdi sebagai relawan sosial karena panggilan jiwa; kebahagiaan kami bila bisa membantu mereka yang kurang beruntung” katanya.

Pengakuan tersebut bukanlah berlebihan; mengingat kepedulian, kepekaan sosialnya sampai saat ini masih dirasakan oleh masyarakat. Seperti contohnya pendampingan program Beras Sejahtera (RASTRA), disabilitas berat, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), dsb.
Sebagai koordinator PSM diwilayahnya; sosok Yusman dipandang mampu memimpin dengan rengkuh, asuh dan asah kepada anggotanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni mengharapkan dengan prestasi yang telah ditorehkan oleh Yusman relawan sosial Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat ini; menjadi virus positif bagi pilar-pilar sosial lainnya.
“Penanganan masalah sosial tidak dapat ditangani secara sendiri namun terintegrasi dengan instansi lainnya yang berkelanjutan dengan mengutamakan peranserta masyarakat” katanya.

Dengan demikian peran TKSK, PSM, Karang Taruna, LKS, dan sebagainya merupakan garda terdepan dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
“We belong to Indonesia, a nation of pride”.
Dirgahayu Republik Indonesia ke 73. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.