Jajaran kepengurusan Petir Keluarkan Pernyataan Sikap

oleh

Bandarlampung, (gemamedia.co)
Anggota Pasukan elit inti rakyat (Petir) Lampung, meminta kembali Fadhil Hakin menjabat Ketua Umun Petir Lampung, hal ini di katakan langsung oleh Panglima Petir Lampung Bustomi Akbar, di sekretariat Petir Lampung, Rabu (29/8).

Bustomi menjelaskan dan membuat pernyataan sikap secara tertulis bahwa dia beserta jajarannya dan anggota Petir Lampung yang lain menginginkan kembali Petir di tangan Fadhil Hakim.

“Saya beserta teman-teman Petir Lampung yang meminta bang Fadhil buat memimpin kembali Petir Lampung ini,karna kami semua kepingin Petir Lampung berjaya kembali seperti dulu,” jelasnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua Petir Lampung Edy Harsono memaparkan mengapa Petir Lampung di kembalikan kembali kepada mantan ketua yang lalu untuk memperbaiki citra dan kharisma yang mulai pudar.

“Panjang kalau mo di ceritakan, harusnya adek saya Epenk mengerti mengapa di ambil keputusan ini, introsfeksi diri dan legowo lah kita menunggu silaturahmi Epenk karena dia adik kami, kalau AD/ART saya rasa ada juga yang Epenk langgar tanpa koordinasi dengan kami,” urainya.

Untuk Musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) saya rasa sambungnya sulit untuk di gelar karena kepengurusan di bawah kepemimpinan Endang Asnawi tidak semua ada di kab/kota.

BACA :  DPRD Lampung Gelar Paripurna Istimewa Pidato Sambutan Gubernur Lampung 2019-2024

“Sulit untuk gelar Musdalub, nanti ga kourum, cuma ada beberapa baguan saja kepengurusa di daerah, dan ini juga kan ormas bukan partai yang mengharuskan di terapkan AD/ART, yang mendirikan punya wewenang mutlak, tolong di ingat,” katanya.

Berbicara masalah AD/ART dan mekanisme yang Endang Asnawi compleinkan pada pemecatannya Korcam Panjang Tondo Sujatmiko angkat bicara.

“Saya di pecat dia(Epenk) karena ga mau ngikutin perintah dia, bukan perintah untuk kepentingan petir loh, saya di kasih surat
peringatan juga tidak, SP ga ada tiba-tiba saya di ganti,” pungkasnya.

Terpisah Azazie ST GD yang di katakan Epenk pernah menjabat ketua umum Petir Lampung mengatakan dirinya sampai saat ini masih bergabung di Petir.
“Saya sekarang masih di Petir (Wakil Ketua) dulu memang pernah saya jadi pelaksana tugas atau ketua harian waktu bang Fadhil mundur dan saat itu ketua umun nya Qiyai Zer tetapi setelah enam bulan kemudian, di kembalikan lagi kepada bang fadhil, saya harap masalah ini bisa di selaikan, kita akan duduk bareng  untuk membicarakannya, saya siap akan jadi mediator untuk mereka,” tutupnya. (rul)

BACA :  HUT Bhayangkara, Polda Lampung Adakan Kegiatan Jalan Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.