Bandarlampung (gemamedia)
Ribuan pasang mata tertuju pada layar lebar di Markas Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kamis (18/6) pagi WIB, dalam kegiatan Nonton Bareng Bola Gembira Piala Dunia 2026. Suasana pecah ketika gol tunggal Ghana tercipta di masa injury time, mengantar kemenangan dramatis 1-0 atas Panama pada matchday pertama Grup L di BMO Field, Toronto, Kanada.
Kegiatan yang digelar di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Langkapura ini menghadirkan momen kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menyaksikan laga perdana Grup L yang juga dihuni Inggris dan Kroasia.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Panama menebar dua ancaman pada lima menit pertama lewat tembakan Cecilio Waterman yang diblok pertahanan Ghana pada menit kedua, disusul peluang Cesar Blackman tiga menit berselang yang berhasil dicegah. Pada menit ke-36, Jiovany Ramos melepas tembakan first time dari dalam kotak penalti, namun masih melambung di atas mistar gawang Ghana. Kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, tampil sibuk di babak pertama dengan kerap keluar dari sarangnya untuk menghalau berbagai ancaman.
Ghana merespons pada menit ke-45 melalui tembakan spekulasi Ernest Nuamah yang masih melebar di sisi kanan gawang Panama. Memasuki babak kedua, Panama kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-60 saat Cristian Martinez dalam posisi leluasa di kotak penalti, namun tembakannya hanya tipis di sisi kiri gawang.
Ghana mulai menunjukkan peningkatan serangan. Pada menit ke-65, umpan silang dari sisi kanan mengarah ke Jordan Ayew di muka gawang, tetapi bek Panama lebih cepat melakukan intersep. Enam menit berselang, giliran Antoine Semenyo yang melepas tembakan kaki kanan, namun bisa diantisipasi kiper Panama, Benjamin Asare.
Gol yang dinanti akhirnya tercipta pada masa injury time babak kedua. Umpan dari sisi kiri yang dikirimkan pemain pengganti Brandon Thomas-Asante bergulir tepat di depan gawang Panama. Gelandang Ghana, Caleb Yirenkyi, yang naik membantu serangan, dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Panama sempat mendapat peluang terakhir tetapi bisa diamankan kiper Ghana, Orlando Mosquera, sebelum wasit meniup peluit panjang.
Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat melalui momentum olahraga yang digemari berbagai kalangan. “Nobar Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Nonton Bareng Bola Gembira ini berada di bawah naungan Korem 043/Garuda Hitam dan didukung oleh TVRI sebagai mitra penyiaran. Masyarakat Bandar Lampung dan sekitarnya diundang untuk hadir dan meramaikan setiap pertandingan Piala Dunia 2026 yang ditayangkan di Markas Kodim 0410/KBL.
![]()