Bandarlampung, – Angin segar berhembus bagi para pengguna jalan dan warga Kecamatan Sukabumi, Kota Bandarlampung. Keluhan panjang terkait kondisi ruas Jalan Pangeran Tirtayasa yang rusak berat akhirnya mendapat jawaban pasti dari Pemerintah Kota.Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, secara langsung memastikan bahwa perbaikan ruas jalan vital tersebut akan dieksekusi dan dirampungkan pada tahun ini.Baca juga: Walikota Eva Dwiana Canangkan 23.500 Biopori di Hari Konservasi AlamKabar gembira ini disampaikan langsung oleh sosok yang akrab disapa Bunda Eva tersebut di hadapan warga saat menghadiri agenda Safari Ramadhan di Masjid Al Barokah, Gg. Rewok, Kecamatan Sukabumi, Rabu (4/3/2026).
“Jalan Tirtayasa insyaallah tahun ini akan diperbaiki, secepatnya. Doakan saja Pemkot Bandarlampung terus meningkat pendapatannya, agar dapat terus melanjutkan program-program pembangunan untuk masyarakat,” ungkap Bunda Eva yang disambut riuh antusiasme ratusan jamaah yang hadir.
Selain membawa kepastian terkait infrastruktur jalan, kehadiran orang nomor satu di Bandarlampung itu juga membawa berkah tersendiri bagi jamaah Masjid Al Barokah.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Bandarlampung menyerahkan bantuan dana hibah senilai Rp50 juta.

BACA :  Walikota Bandar Lampung Melantik, Melepas dan Memberi Bantuan Sejumlah Pejabat Tinggi

Dana segar tersebut diperuntukkan guna menunjang kenyamanan ibadah masyarakat, khususnya untuk pembelian fasilitas Air Conditioner (AC) dan pembangunan area tempat berwudu yang lebih layak.Agenda Safari Ramadhan kali ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga sarat akan nuansa kekeluargaan. Tanpa sekat protokoler yang kaku, Bunda Eva tampak luwes berinteraksi dan melayani permintaan swafoto dari emak-emak dan warga setempat.Puncak keakraban terlihat saat waktu berbuka puasa tiba.

Walikota Bandarlampung ini tidak sungkan untuk duduk membaur dan ikut menyantap menu takjil serta hidangan berbuka sederhana yang telah disiapkan secara swadaya oleh panitia masjid dan warga sekitar.
Momen turun ke bawah (turba) ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Bandarlampung tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga terus merawat kedekatan emosional dengan warganya.