Bandarlampung (gemamedia)
Serikat Perusahaan Pers (SPS) Lampung mengajak seluruh perusahaan pers di Provinsi Lampung untuk berpartisipasi dalam ajang SPS Awards 2026, khususnya The 16th Indonesia Print Media Awards (IPMA) dan The 5th Indonesia Digital Media Awards (IDMA)
dan The 13th Indonesia Young Readers Awards (IYRA).

Ketua Harian SPS Lampung, Taswin Hasbullah, mengatakan IPMA, IDMA, IYRA merupakan ajang bergengsi yang dapat menjadi tolok ukur kualitas produk jurnalistik sekaligus mendorong peningkatan kreativitas media, baik cetak maupun digital.

“IPMA, IYRA, dan IDMA bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi perusahaan pers untuk menunjukkan kualitas karya jurnalistik, inovasi, dan profesionalisme yang selama ini dibangun. Kami mengajak seluruh anggota SPS maupun media lainnya di Lampung untuk memanfaatkan kesempatan ini,” kata Taswin.

Berdasarkan formulir SPS Awards 2026, pendaftaran lomba telah dibuka sejak 15 Juni 2026 dan akan ditutup pada 15 Agustus 2026. Penilaian mencakup karya yang dipublikasikan pada periode 1 Januari 2025 hingga 30 Juni 2026.

Untuk kategori IPMA, kompetisi melombakan berbagai kategori media cetak, di antaranya desain sampul surat kabar dan majalah, editorial terbaik, foto jurnalistik terbaik, laporan investigasi, infografis, hingga rubrik keberlanjutan (sustainability).

BACA :  Wanita Keadilan Lampung Berikan Selamat Kepada Ketua KPPI Lampung Terpilih

Sementara IDMA diperuntukkan bagi media digital dengan kategori media online terbaik serta berbagai kategori konten media sosial, seperti Best Social Media Newsroom, Best News Content , Best Investigative Content, Best Data Journalism Content, dan Best News Podcast.

Taswin menilai perusahaan pers di Lampung memiliki banyak karya berkualitas yang layak bersaing di tingkat nasional.

“Selama ini media di Lampung telah menghasilkan banyak karya jurnalistik yang baik. Karena itu kami berharap semakin banyak media dari Lampung ikut berkompetisi sehingga potensi daerah dapat dikenal lebih luas di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain menjadi ajang apresiasi, menurut Taswin, keikutsertaan dalam SPS Awards juga menjadi sarana evaluasi bagi perusahaan pers untuk terus meningkatkan kualitas produk jurnalistik, inovasi digital, serta pelayanan informasi kepada masyarakat.

SPS menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp450 ribu per entri bagi anggota SPS dan Rp550 ribu per entri bagi nonanggota Tidak ada pembatasan jumlah karya yang dapat diikutsertakan dalam seluruh kategori.

Untuk kategori IPMA dan IYRA, peserta mengirimkan karya dalam format JPG atau PDF, sedangkan peserta IDMA mengirimkan tautan website maupun media sosial beserta resume singkat sesuai ketentuan panitia.

BACA :  Danrem 043/Gatam Resmikan Pembangunan 24 Jembatan ARMCO Secara Serentak di Lampung dan Bengkulu

Taswin berharap momentum SPS Awards 2026 dapat dimanfaatkan media di Lampung untuk semakin meningkatkan daya saing industri pers daerah.

“Semakin banyak media Lampung yang berpartisipasi dan berprestasi, semakin menunjukkan bahwa kualitas jurnalisme daerah mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.(ral)

Loading