BANDAR LAMPUNG – DPRD Kota Bandar Lampung mendesak pemerintah kota segera memperbaiki Jalan Raya Suban Panjang yang rusak parah dan kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Desakan itu disampaikan anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Raka Irwanda, setelah menerima banyak laporan dari masyarakat.

Menurut Raka, kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi, ruas tersebut merupakan akses utama yang dilalui ribuan warga setiap hari dari empat kecamatan, yakni Sukabumi, Tanjung Bintang, Panjang, dan Merbau Mataram.

“Jalan Suban Panjang sudah lama rusak parah. Kami mendorong Dinas PU agar segera melakukan perbaikan darurat. Untuk perbaikan permanen, akan kami usulkan masuk dalam APBD Perubahan 2025 atau APBD murni 2026,” kata Raka, Senin (25/8/2025).

Ia menegaskan, DPRD tidak ingin menunggu hingga banyak korban berjatuhan akibat jalan rusak. “Kami akan kawal agar anggaran perbaikan benar-benar disiapkan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, baik pekerja maupun anak sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengakui pihaknya menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemangkasan belanja infrastruktur. Meski begitu, ia memastikan upaya memasukkan perbaikan jalan Suban Panjang ke dalam anggaran perubahan 2025 tetap dilakukan.

BACA :  Praktik Nakal Provider Wifi di Bandar Lampung Disorot, DPRD Siapkan Regulasi Baru

“Kita coba di perubahan 2025. Kalau tidak bisa, pasti kita usulkan di APBD 2026. Kita pahami betul urgensi jalan tersebut,” ujar Dedi.

Sebelumnya, sebuah kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan tersebut pada Kamis (21/8/2025). Sebuah Toyota Fortuner mengalami kerusakan parah akibat terperosok di jalan berlubang. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun peristiwa itu menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera bertindak.

Warga berharap DPRD dan Pemkot Bandar Lampung tidak hanya sekadar memberi janji, melainkan segera merealisasikan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.