Hizrah : Reza Siap Ngantor di Dewan

oleh

Bandarlampung (gemamedia)
Wakil Sekretaris DPC Bandarlampung Hizrah Rachmad menengaskan Reza Pahlevi menggantikan PAW Pandu Kesuma Dewangsa untuk duduk menjadi wakil rakyat di DPRD Bandarlampung.

Di jelaskan Hijrah, Reza di pastikan menggantikan Pandu yang berlayar di pilkada Lamsel dan dia merupakan kader senior PPP Bandarlampung.

“Saya pastikan Reza yang gantikan pandu bukan (Andika,red) karena Reza kader paten yang kami punya dia yang membesarkan partai sementara Andika bukan kader kita,” jelasnya.

Dukungan ke Reza pun di kuatkan dengan para PAC ke dia, lanjutnya karena partai berlambang ka’bah ini telah memberhentikan Andika beberapa bulan yang lalu.

“Kami DPC dan PAC se-kota merekomendasikan Reza, (Andika,red) sudah di cabut KTA nya jadi bukan dia yang gantikan Pandu, pencabutan KTA karena melanggar AD/ART partai,” urainya.

Kami semua akan memperjuanagkan Reza untuk duduk di kantor rakyat tersebut meski ada batu-batu kerikil di depan kami sambungnya, dalam waktu dekat team DPC dan PAC PPP Balam akan menuju ke DPP menyampaikan kebenaran.

BACA :  Pilkada 2020, Firmansyah Sowan ke Ketua MUI Bandar Lampung

“Kami sebentar lagi akan menuju DPP, kami akan perjuangkan Reza untuk duduk, pasti DPP mengabulkan keinginan kami karena ini kader yang akan duduk,”pungkasnya.

Terpisah Sekretaris DPW PPP Lampung Azazie STGD mengatakan bahwa sesuai AD/ART partai Andika Jaya Kusuma yang akan menggantikan Pandu tersebut karena suara terbayak kedua di peroleh nya.

“Kita berdasarkan AD/ART partai, suara kedua mutlak yang menggantikan, bukan karena adanya kedekatan ataupun kader, jangan mengada-ada untuk mendudukan orang, saya tidak suka ke dzoliman mereka (DPC,red), jangan asal bicara karena semua ada prosedurnya, jangan menyepelekan DPW karena kami di tingkatan Provinsi,” katanya.

Masih sambungnya, DPC kemarin tidak menghargai adanya kepemimpinan DPW karena telah lancang langsung merekomendasi ke DPP sementara DPC harus berkoordinasi terlebih dahulu kepadanya kalau bicara AD/ART dan tata cara berpolitik.

“Mereka (DPC,red) kan orang-orang hebat ngerti politik, apa mereka itu mikir gimana cara PAW seseorang bukan mikir kepentingan sendiri, Ga usah bicara kader lah, emang mo nyukupin kursi legislatif kemarin gimana caranya, semua juga kita ambil mau dari luar atau dari partai lain, ini ujuk-ujuk dzolim sama orang yang bakal gantiin karena bukan kader lama, coba kalian mikir semua jangan mikir kepentingan diri sendiri, saya tegaskan akan jadikan Andika pengganti Pandu, saya akan bersuara untuk DPP rekom dia,” pungkasnya. (*)

BACA :  Hari Terakhir Penjaringan Golkar, Tiga Balon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Kembalikan Berkas