Masyarakat Pertanyakan BUMTi Tiyuh Karta

oleh

Tulang Bawang Barat, (GM)
Warga tiyuh Karta kembali pertanyakan keberadaan Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi) tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 Pasalnya, keberadaan badan usaha tersebut dipandang belum maksimal system pengelolaannya.

Seorang warga tiyuh Karta Madan (49) mengatakan, sejak berdirinya BUMTi tersebut tidak pernah di musyawarahkan dengan masyarakat, dan dirinya berharap  pengurus BUMTi menjelaskan kepada warga terkait  dana BUMTi.

” Kalau memang dana tersebut untuk masyarakat  tiyuh,  berikan kesempatan yang  sama terhadap warga  untuk bermitra misalnya pinjaman modal atau lainnya,” ujar Madan, senin (29/10/2018).

Senada diungkapkan warga lainnya Fauzi (43)  dirinya minta kegiatan yang ada di tiyuh Karta termasuk BUMTi harus dilakukan secara transparan  agar tidak terjadi kecemburuan sosial dari masyarakat.

“ kita minta kepada pengelola BUMTi untuk selalu transparan, agar tidak menimbulkan tanda Tanya atau kecemburuan social antar warga,”ujarnya.

Dirinya menilai selama ini masyarakat tidak mengetahui badan usha milik tiyuh itu bergerak dalam usaha apa, serta siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan usaha tersebut, lanjutnya.

BACA :  Hari Kebangkitan Nasional : FKPPI Lampung Ingatkan 4 Pilar Kebangsaan

Mantan Bendahara BUMTi tahun 2016 Koying (39) saat dikonfirmasi  mengatakan, dirinya tidak tahu menahu terkait realisasi dana yang diperuntukkan penyertaan modal BUMTi,  selaku bendahara  dirinya hanya mencairkan saja.

” Saya hanya mencairkan saja dana BUMTi itu, dan tidak dilibatkan dalam pengelolaan anggaran itu,”ujar Koying.

Sementara sampai berita ini diturunkan,  ketua BUMTi belum bisa di hubungi. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.