Cagub : Arinal Djunaidi Prihatinkan Dampak Kemacetan

oleh
Sumber Foto : Goggle

Lampung – Calon gubernur Lampung Arinal Djunaidi prihatin sering terjadinya kemacetan kendaraan antara Natar hingga Tegineneng. Ia mengalaminya langsung ketika hendak menuju lokasi wayangan di Kabupaten Tulangbawang Barat, Sabtu (8/7/17).

Saat itu antara pukul 15.30 Wib kendaraannya terjebak kemacetan parah di Natar, Lampung Selatan bersama ribuan kendaraan lainnya yang juga macet berjam-jam mulai dari Rajabasa, Bandarlampung hingga Wates, Lampung Tengah sampai tengah malam. Menurut Arinal Djunaidi, kemacetan yang kerap terjadi, di jalur penting itu, menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak agar tak sering terjadi.
Arinal Djunaidi berangkat dari rumahnya di Wayhalim, Bandarlampung, pukul 15.30. Jika normal, diperhitungkannya, sudah sampai di lokasi wayangan, Lapangan Daya Murni, Kabupaten Tulangbawang Barat, pukul 18.30. Menurut Arinal, kemacetan diakibatkan adanya kendaraan angkutan yang rusak di tengah jalan.

Namun, kendaraannya terjebak macet di Natar, Lampung Selatan, mobil yang ditumpanginya nyaris tak bergerak satu jam lebih, Arinal Djunaidi dan rombongan baru sampai lokasi wayangan pukul 21.46 WIB. Dia bisa lolos dari kemacetan karena berbalik arah. Arinal berbalik arah dan jalan dari Karanganyar-Metro-Punggur.

Pemilik Hotel Griya Aulia, Tulangbawang Barat, Saring Santoso, juga terjebak kemacetan. Dia yang berangkat dari Bandarlampung pukul 19.00 baru sampai Tulangbawang Barat pukul 02.00, Minggu (9/7/17). Menurut Saring Santoso, kemacetan terjadi mulai dari Patung Radin Intan II Rajabasa hingga depan Perumahan Bupati Lampung Tengah.

BACA :  Sumarju Saeni Membuka Sarasehan Kearifan Lokal dan Keserasian Sosial

Arinal Djunaidi minta maaf atas keterlambatannya sampai lokasi wayangan. Masyarakat sudah menyemut sejak pukul 19.00. “Demi masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat, saya mutar agar lolos dari kemacetan,” ujarnya disambut tepuk tangan empat ribuan warga yang hendak melihat calon gubernurnya sekaligus menikmati wayang Ki Enthus.

Semoga, kata Arinal, pertunjukan wayang dapat menghibur masyarakat, tontonan dan tuntutlnan. Ketua Partai Golkar Lampung ini juga mengucapkan terimakasih atas dukungan pemerintahan Tulangbawang Barat sehingga pertunjukan berlangsung kondusif. Dia berjanji akan selalu mendukung visi dan misi pemerintahan Kabupaten Tulangbawang Barat yang dipimpin Ahmad Umar.

Arinal punya solusi bagaimana meningkatkan pendapatan petani dan peternak. Bukan dari kenaikan harga, katanya, tapi peningkatan produktivitas sehingga pendapatan petani bisa bertambah dua hingga tiga kali lebih banyak dari saat ini. “Caranya bagaimana, nanti, jika saya didukung masyarakat menjadi gubernur,” ujarnya.

Arinal Djunaidi meminta doa restu jadi gubernur Lampung kepada warga Tulang Bawang Barat. Dia menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dengan menggandeng dalang kondang yang juga Bupati Tegal Jawa Tengah Ki Enthus Susmono.

Arinal Djunaidi yang mengusung tagline “Tulus melayani Rakyat” keliling Lampung dalam rangka memperkenalkan diri sekaligus memohon doa restu dapat menjadi pemimpin Lampung. Dia juga berusaha menyerap langsung aspirasi masyarakat untuk Lampung yang lebih baik.

BACA :  Mahasiswa Darmajaya Tingkatkan Rasa Nasionalisme Sebagai Generasi Milenial

Setiap pertunjukan wayangan,  Tim Jaringan Arinal Djunaidi Berkarya(Jaya) selalu menyiapkan oleh-oleh untuk warga. Mereka yang beruntung dapat membawa pulang oleh-olehnya berupa 3 sepeda motor, 3 kambing, serta hadiah uang tunai masing-masing Rp 1 juta untuk 5 warga dan masing-masing Rp 500 ribu untuk 10 pemenang. (*)
[9/7 10:58] Herman Batin Mangku Pakho: RELIS

Arinal Berterimakasih atas Sambutan Aparat dan Warga Tubabar

JAYA – Arinal Djunaidi berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat yang telah mengajak warga tiuh (desa) datang penuhi undangan nonton wayang kulit Ki Enthus Susmono dengan lakon ‘Sobali Gugur” di Lapangan Daya Murni, Tulangbawang Barat, Sabtu (8/7/17).

Mujiono, salah seorang penonton wayang, mengatakan tau ada Arinal Djunaidi menggelar wayangan dari kepala tiuhnya. “Kepala tiuh kami yang memberitau warga agar menonton wayangan sekaligus berkenalan dengan Arinal yang ingin mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung,” katanya.

Marsudi Hasan, kepala Tiuh Candramukti, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat mengatakan nonton wayangan bersama warganya hingga selesai. “Benar, saya mengajak warga saya untuk hiburan bersama menonton wayang kulit sekaligus juga bertemu langsung Bapak Arinal,” katanya.

Arinal Djunaidi mengucapkan terimakasih kepada para aparat desa yang telah berkenalan dengannya sebagai calon gubernur Lampung di Tulangbawang Barat,  Mantan sekdaprov Lampung itu juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah menonton wayangan hingga akhir.

BACA :  Jadwal Penguman KPU

Sejak beberapa hari sebelum wayangan di Lapangan Daya Murni, Tulangbawang Barat, banyak aparat desa yang ikut memberitahukan dan mengajak warganya untuk datang sekaligus berkenalan dengan Arinal Djunaidi dalam acara wayangan. Saat acara, masyarakat memadati lapangan pertunjukan.

Sebelum acara, Arinal menyapa dan memohon doa restu warga dapat menjadi gubernur Lampung. Ketua Partai Golkar Lampung itu juga mengatakan banyak hal untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. Salah satu yang dikatakannya, bagaimana upaya peningkatan produksi.

Arinal juga mendukung program-program pembangunan yang dilakukan Bupati Umar Ahmad, pertanian maupun peternakan. “Saya akan menunjang program Bupati Umar Ahmad. Lintas koordinasi kabupaten menunjang pembangunan. Saya mengenal betul kabupaten yang berbatasan dengan Negribesar, Waykanan,” katanya.

Selama ini, Arinal Djunaidi yang mengusung tagline “Tulus melayani Rakyat” keliling Lampung dalam rangka memperkenalkan diri sekaligus memohon doa restu dapat menjadi pemimpin Lampung. Dia juga berusaha menyerap langsung aspirasi masyarakat untuk Lampung yang lebih baik. Setiap pertunjukan wayangan semalam suntuk dengan Dalang kondang Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal Jawa Tengah.

Tim Jaringan Arinal Djunaidi Berkarya(Jaya) selalu menyiapkan oleh-oleh untuk warga. Mereka yang beruntung dapat membawa pulang oleh-olehnya berupa 3 sepeda motor, 3 kambing, serta hadiah uang tunai masing-masing Rp 1 juta untuk 5 warga dan masing-masing Rp 500 ribu untuk 10 pemenang. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.