Way Kanan – Parah, kondisi ruas jalan di way tuba/karya jaya Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan sudah tak pantas lagi disebut “jalan”, karena kondisinya sangat tidak layak.
Padahal sebelumnya, di ruas jalan tersebut terpampang reklame bertuliskan, “jalan tersebut akan diperbaiki oleh Pemprov Lampung”, walaupun jalan tersebut merupakan kapasitas jalan kabupaten.
Namun nihil sampai saat berita ini tayang, jakan tersebut tidak kunjung diperbaiki.
Masyarakat kabupaten Way Kanan Lampung, sangat membutuhkan perbaikan jalan, baik Jalan kabupaten atau jalan provinsi yang melintasi wilayah tersebut.
Lebih memprihatinkan lagi, kondisi ruas jalan lintas Provinsi Lampung, Way tuba/ Bumi harjo. di Kampung Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, sudah hancur, dan sepanjang jalan berlobang.
Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya” oleh: Noorhalis Majid
Minggu, 19 April 2026
Ambin Demokrasi
Gubernur Lampung Terbitkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok
Rabu, 18 Juni 2025
IMG 20250618 WA0005 Kawasan Tanpa Rokok
“Tiap, tahun kami sebagai warga masyarakat Way Kanan taat bayar pajak, baik pajak kendaraan bermotor, baik roda dua ( motor) atau pun roda empat ( mobil) ” ujar mang Dedi warga pisang baru setempat, Minggu.28/6/2026, (bermaksud menanyakan uang pajak kemana?).
“Tapi, apa yang kami nikmati sebagai masyarakat petani, dari hasil kami membayar pajak?, jalan saja, tidak ada perbaikan baik dari Pemprov Lampung ataupun Pemkab way kanan.” Imbuh mang Dedi.
“Kalau kondisi jalan saja, sudah seperti ini, jangan harap berbicara tentang kebaikan masalah ekonomi. Yang ada, sekarang pemerintah baik, pusat sampai daerah, sibuk hanya menguruskan masalah MBG,” puangkas mang Dedi, sengit.
Tidak Layak, Ruas Jalan Way Kanan Penuh Lobang Masyarakat Minta Perbaikan
Senin, 29 Juni 2026
Ruas jalan
Responsif, BKSDA Bengkulu Pantau Buaya Besar di Sungai Kali Krupuk
Minggu, 31 Agustus 2025
IMG 20250831 WA0045 Bengkulu
Baca juga : ASN Bangkalan Tewas Tak Wajar di Sidoarjo
Ungkapan rasa kecewa dan prihatin dari masyarakat Way Kanan, tentu sangat beralasan.
Kondisi jalan yang tidak kunjung jua ada perbaikan, tentu mengganggu tranportasi yang berefek kepada perekonomian warga.
Masyarakat bisa menikmati jalan baik dan bagus saja sudah senang, serasa menikmati jerih payah berupa pajak yang mereka bayarkan.
(Rikki)