Bandarlampung (gemamedia)
Semangat kewirausahaan generasi muda Lampung kembali bergelora. Ratusan pelajar SMA/SMK dari 31 sekolah di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam Youth Business Camp (YBC) Session 3, yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, dalam hal ini diwakili Risna Intiza, SH., MH., selaku Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah I Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, di Aula Rektorat Lantai III IIB Darmajaya, Rabu (19/8/26).
Mengusung semangat mendorong lahirnya generasi muda yang berani berinovasi dan melihat peluang, YBC Session 3 menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kreativitas, membangun keberanian berwirausaha, sekaligus mengenal dunia bisnis secara lebih dekat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik IIB Darmajaya, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., Wakil Rektor Bidang Nonakademik, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom., Kepala UPT Inkubitek, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., Direktur Humas, Kerja Sama dan Pemasaran, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., serta para guru pendamping dari 31 sekolah peserta.
Dalam sambutannya, Kacabdin wilayah 1, Risna Intiza menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Youth Business Camp yang dinilai menjadi wadah positif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan keberanian dalam menciptakan gagasan baru.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Youth Business Camp ini. Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar mampu melihat peluang dan menumbuhkan keberanian untuk berinovasi. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah subjek perubahan,” ujar Risna.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa generasi muda Lampung memiliki semangat dan kemampuan untuk mengambil peran dalam perubahan.
“Saya berharap melalui kegiatan ini para peserta semakin berani menggali ide, melihat peluang di sekitarnya, dan mengembangkan inovasi. Generasi muda Lampung harus membuktikan bahwa mereka memiliki spirit untuk menjadi subjek perubahan, bukan hanya menjadi penonton,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IIB Darmajaya Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I. mengatakan Youth Business Camp merupakan wadah strategis untuk memberikan pengalaman sekaligus ruang pengembangan diri bagi generasi muda.
Menurutnya, dunia kewirausahaan membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keberanian, kreativitas, kemampuan membaca peluang, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan dirinya menjadi pebisnis muda yang tangguh. Tidak hanya memiliki ide, tetapi juga mampu mengolah ide tersebut menjadi sesuatu yang memiliki nilai dan manfaat,” kata Sutedi.
YBC Session 3 semakin bergengsi dengan hadirnya total hadiah senilai Rp15 juta yang dapat diperebutkan para peserta. Tak hanya hadiah uang tunai, para peserta terbaik juga berkesempatan memperoleh beasiswa unggulan di IIB Darmajaya. Adapun Juara I akan mendapatkan beasiswa 100 persen, Juara II memperoleh beasiswa 75 persen, dan Juara III meraih beasiswa 50 persen. Sementara itu, Juara Harapan I, II, dan III masing-masing berhak mendapatkan beasiswa sebesar 40 persen.
Apresiasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar untuk memberikan gagasan dan inovasi terbaik mereka. YBC tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan kreativitas pelajar dengan pengalaman dan wawasan dunia kewirausahaan.(**)
![]()