Bandarlampung (gemamedia)
Dalam menyiapkan SDM yang adaptif terhadap Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan kesempatan magang kepada mahasiswanya dalam program Magang Berdampak Mandiri tahun 2025/2026.
Salah satunya yakni mahasiswa Prodi Sistem Informasi Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Jonathan Fu. Jo –biasa dia akrab dipanggil – berkesempatan untuk mengimplementasikan pembelajaran di kelas dengan langsung praktik di dunia kerja dengan magang di PT Budi Starch & Sweetener Tbk atau Sungai Budi Group.
Mahasiswi semester VI ini mulai magang pada bulan Mei hingga akan berakhir pada pertengahan Juli. “Sekitar dua bulanan,” ucapnya.
Adapun Jo ditempatkan di bagian Accounting dengan tugas menginput data dan melakukan pengecekan laporan. “Tugas yang saya dapatkan mulai dari analisis data, input data, pengelolaan database, dan pengecekan laporan. merupakan implementasi ilmu kuliah dari database, monitoring keamanan, audit sistem informasi dan manajemen proyek,” ujarnya.
Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan Ochi Marshella, S.Kom., M.T.I. mengatakan program magang menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya.
“Melalui program magang di PT Budi Starch & Sweetener Tbk, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di perusahaan berskala nasional, tetapi juga belajar mengenai budaya kerja profesional, disiplin, kolaborasi tim, serta kemampuan memecahkan masalah di lingkungan industri. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika mereka memasuki dunia kerja nantinya,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan bagian penting dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi maupun kebutuhan dunia usaha.
“Kami mengapresiasi PT Budi Starch & Sweetener Tbk atau Sungai Budi Group yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa IIB Darmajaya untuk belajar secara langsung di lingkungan industri.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan pengalaman praktis, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebagai lulusan yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya. (**)
![]()