Bandar Lampung – DPRD Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan ribuan guru honorer yang masih menunggu kepastian status mereka. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam atas keresahan para tenaga pendidik.

Dalam hearing bersama perwakilan guru honorer di gedung DPRD, Selasa (19/8/2025), Asroni menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui BPKAD dan Dinas Pendidikan telah mengajukan usulan terkait pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Jumlahnya mencapai ribuan orang.

“Ini menjadi harapan baru. Diperkirakan pada 2026 SK akan keluar. Kami dari DPRD juga akan mencoba mengawal anggaran, sehingga bila SK sudah terbit bisa segera dibagikan,” ujarnya.

Baca Juga Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung
Meski begitu, Asroni mengingatkan agar janji pengangkatan tidak hanya menjadi formalitas tanpa realisasi. Ia menilai kepastian status sangat penting, terutama bagi guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi bahkan ada yang tinggal beberapa tahun lagi memasuki masa pensiun.

BACA :  Komisi V DPRD Lampung Minta Masyarakat Laporkan Kecurangan SPMB

Ia juga mengakui bahwa informasi mengenai pengangkatan P3K di Bandar Lampung masih simpang siur dibandingkan daerah lain. Karena itu, Komisi IV memastikan akan terus mendampingi aspirasi guru agar mereka memperoleh hak yang layak atas dedikasi dan pengabdiannya.

“Harapan mereka jelas, agar ada kepastian ke depan. Kami akan terus mengawal agar nasib guru honorer ini tidak dibiarkan gamang,” pungkas Asroni.