Kegiatan Sekolah Duta Maritim Indonesia, memasuki hari ke-4 Karantina, Pada kegiatan karantina hari ke-4 Para peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia III Akan melakukan kunjungan ke Kementrian Kelautan Perikanan RI.
Sebelum itu kami melakukan giat pagi dan berolahraga di Eco Park Tebet, (14/8/2022).

Ganis aprila sebagai salah salah satu peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia asal liwa lampung barat mengaku sangat senang selama mengikuti karantina, Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia III melakukan kunjungan Religi ke Masjid Istiqlal Jakarta, Dengan tujuan mengedukasi peserta yang datang dari berbagai daerah Indonesia.

“Banyak dari kami yang baru pertama kali datang ke Jakarta, dan ini pertama kalinya menginjakkan kaki di Masjid Istiqlal,” Ujar ganis.

Kunjungan ke KKP RI disambut hangat oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan Perikanan RI , Bapak Victor Gustaaf Manoppo, Pada kesempatan ini beliau juga menyampaikan materi tentang “Implementasi Ekonomi Biru Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”.

Pada kesempatan itu Peserta SDMI melakukan sharing session dengan bapak Dirjen Pengelolaan Ruang laut, Ganis salah satu perserta menyampaikan pertanyaan nya mengenai potensi budidaya perikanan air tawar yang ada di daerahnya.

BACA :  Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Mafia Umrah Ratusan Jemaah Dirugikan Hingga Rp100 Miliar

“Mohon izin bapak, saya merupakan delegasi dari Kabupaten Lampung Barat, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Politeknik Ahli usaha perikanan Jakarta. Jadi begini bapak, di wilayah saya sangat melimpah budidaya ikan nila di keramba jaring apung danau ranau, namun mereka belum memiliki pasar tetap untuk menjual hasil dari budidaya itu, terkadang mereka kebingungan kemana harus menjual hasil panen, yang mana pada saat ini hanya dijual di daerah saja dan sering kali mengalami keanjlokan harga pasar, untuk mengatasi hal tersebut adakah solusi dari bapak,” tanya Ganis.

Menggapi pertanyaan dari Ganis, Bapak Victor mengatakan bahwa beberapa hari kemarin iya juga sudah Maninjau beberapa tempat budidaya di Lampung, dan juga mencanangkan Lampung sebagai pusat budidaya.

“menanggapi hal tersebut kita harus memastikan ketersediaan pakan dan CPPOB dari setiap pembudidayaan , sehingga nanti pasar penjualan dari hasil budidaya akan lebih teratur, kemudian akan kita arahkan agar masa panen tidak terjadi bersamaan sehingga tidak ada pembudidayaan yang mengalami kerugian akibat harga yang anjlok,” jelasnya.

BACA :  Kabareskrim Polri Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Luar Biasa

Kegiatan Karantina hari ke-4 Duta Maritim Indonesia dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai “Peran Generasi Milenial Dalam Pembangunan Kemaritiman Menuju Indonesia 2045.” Oleh Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS. Kemudian dilanjutkan materi oleh ibu Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M. Si. “Tentang Strategi Nasional Pengembangan Ekosistem Mangrove. ”

Kegiatan hari keempat ini sangat banyak ilmu yang kami dapatkan, khususnya tentang Maritim Indonesia (kata ganis)

Sebagai generasi muda teruslah mencoba banyak hal, temukan banyak hal baru untuk membangun kemajuan diri sendiri dan kemajuan negara kita.(*)

Loading