Pringsewu (gemamedia)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung bersama Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pringsewu melakukan Pelatihan dan pendampingan IKM tempe atau tahu bagi IKM makanan terdampak Covid 19 di Kabupaten Pringsewu.
Acara yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Satria Alam,SE,MSi didampingi langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pringsewu Masykur beserta jajarannya serta para IKM tempe di Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Kamis (11/06).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Satria Alam, SE, MSi, mengatakan kegiatan pendampingan kepada ikm merupakan bentuk upaya pembangunan dan pemberdayaan ikm melalui pengembangan SDM industri dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan terkait proses produksi, pengemasan dan pemasaran khususnya digital marketinh bagi ikm tempe atau tahu di kabupaten pringsewu.
“Kegiatan pendampingan ikm produksi tempebatau tahu bagi ikm makanan terdampak covid 19 berlangsung selama dua hari dengan peserta 20 orang yang berasal dari para ikm tempe atau tahu di kabupaten pringsewu, selain memberikan pendampingan juga memberikan bantuan bahan untuk produksi ikm tempe dan tahu,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagngan Kabupaten Pringsewu Masykur menambahkan pendampingan ini harus berkelanjutan baik saat wabah covid 19 maupun setelah wabah.
“jumlah IKM di Kabupaten Pringsewu yang menjadi binaan Dinas ada sekitar 3.117 IKM se kabupaten Pringsewu dan proses pemasaran produk ikm sudah melakukan berbagai upaya dengan pihak tertentu seperti balai diklat, forbis dan momen promosi produk,” singkatnya. (*)