KPK tetapkan Agung dan 5 Orang Lainnya Sebagai Tersangka

oleh

JAKARTA (gemamedia)
Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara sebagai tersangka suap. Agung diduga menerima suap terkait proyek di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR Lampung Utara.

“KPK menetapkan enam orang tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Keenam orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut ialah:
1. Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara
2. Orang kepercayaan bupati, Raden Syahril
3. Kepala Dinas PUPR Lampung Utara Syahbuddin
4. Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara Wan Hendri

Diduga sebagai pemberi:
1. Pihak swasta, Chandra Safari
2. Pihak swasta, Hendra Wijay

Penetapan tersangka disiarkan dalam konferensi pers KPK malam ini.

“Ada uang sekitar Rp728 juta yang disita KPK dalam kasus ini,” kata pimpinan KPK, Basaria Panjaitan.

Dalam penjelasannya, Basaria menyebutkan bahwa awalnya penyidik KPK sempat kesulitan masuk ke rumah dinas bupati karena sempat dihalang-halangi petugas setempat.

“Tapi akhirnya penyidik berhasil masuk dan menemukan sejumlah barang bukti,” jelasnya.

BACA :  Sengkarut Perjanjian Jual Beli Hingga Tawaran ‘Uang Damai’ dari Polisi

Basaria menjelaskan, selama bulan Juli hingga awal Oktober 2019, Agung diduga menerima uang ratusan juta dari sejumlah proyek di Lampung Utara.

“Uang itu yang diduga ditemukan di rumah orang kepercayaan bupati. Sengaja disimpan untuk sewaktu-waktu dipakai untuk keperluan bupati,” kata Basaria. (*)