Frans Agung Kecam Oknum Anggota DPRD Tubaba Hina Orang Menggala

oleh

Bandarlampung (gemamedia)
Frans Agung Mula Putra anak kandung mantan Bupati Tulang Bawang Abdurahman Sarbini (Mance) mengecam tegas tindakan oknum Anggota DPRD Tulang Bawang Barat (Tubaba) asal Fraksi Gerindra berinisial M.RS yang menghina keturunan orang menggala.

“Saya sebagai keturunan asli orang menggala menyesalkan tindakan, tingkah laku dan ucapan nya Anggota Dewan RS (Tubaba,red), pikirkan dulu kalo mau bicara, jangan asal ucap,” katanya saat di hubungi via phoncel nya, Sabtu (19/10/2019).

Di lanjutkan Bakal Calon Wakil Walikota Bandar Lampung ini, jika tidak mengerti sejarah hendak nya jangan melukai hati orang lain apa lagi terkait Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

“Anggota Dewan fraksi Gerindra dari kabupaten Tubaba tersebut, saya rasa tidak mengerti sejarah dan asal usul, ucapan nya di luar kontrol dan akal sehat, saya takutkan nanti melebar ke SARA,” urainya.

Masih sambung mantan Anggota DPR RI ini hendak nya dalam kehidupan bermasyarakat harus lah saling menghargai dan menghormati karena kesombongan akan meruntuhkan kekuasaan.

BACA :  Pengurus DPD Golkar Lampung Bantah Adanya Konflik Internal

“Anggota Dewan adalah amanah rakyat, hendak nya santun dalam perkataan, untuk apa menyombongkan diri, semua hanya titipan Allah, ingat kesombongan akan menjatuhkan kita, di atas langit masih ada langit, Allah ga suka orang yang takabur,” katanya.

Frans meminta agar anggota DPRD Tubaba RS dapat meminta maaf secepat nya agar tidak menjadi rangkaian panjang permusuhan dan menimbulkan SARA nanti nya.

“Saya harap (RS,red) secepatnya meminta maaf agar masalah ini tidak semakin melebar dan menimbulkan SARA,” pungkasnya.

Sebelumnya di beritakan, merasa kuat dan gagah serta memiliki backing di Polda Lampung, seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) asal fraksi Gerindra berperilaku aragon kepada Satlantas Polres Tulang Bawang(Tuba) yang sedang melaksanakan tugas rutin diwilayah kerja Polres Tuba, simpang randu unit 6.

Hal tersebut terjadi, ketika seorang Satlantas Polres Tulang Bawang melakukan pemeriksaan kelengkapan surat menyurat kenderaan R4, yang dikemudikan oleh anggota DPRD yang berinisial (RS) dengan mempertanyakan Surat Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (STNKB) dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

BACA :  KPTR Raja Pemuka Manis Koperasi Terbaik Se-Lampung

Bukan ia memberikan dengan sombongnya anggota DPRD itu, membentak anggota Satlantas yang sedang bertugas, dengan perkataan.

“Berani kamu orang menilang, saya akan pindahkan tempat kamu orang bertugas, jangankan seperti kamu orang, Kapolres Tulang Bawang saja dapat saya pindahkan,”katanya.

Tidak hanya sampai disitu saja, bukan hanya satu anggota Satlantas Tuba yang dimarahi oleh anggota DPRD itu, salah satu Satlantas yang menasehati agar jangan berperilaku seperti itu, tak luput dari kemarahannya juga dengan nada sombongnya anggota DPRD (RS) mempertanyakan nama Satlantas tersebut, dan menghina orang Lampung Tulang Bawang yang tinggal di Menggala dengan berkata.

“Sepertinya kamu orang Lampung Menggala, kamu tau ga, kalau orang Menggala itu, babu, jongos, dan kacungnya orang Pagar Dewa,”tutupnya. (*)