Cerita Seru Mahasiswa IIB Darmajaya Kuliah di Cheng Shiu University

oleh

Bandarlampung (gemamedia)
Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya William Daniel Kurniawan mengaku cepat beradaptasi dalam menjalani kuliah di Cheng Shiu University, Taiwan.

William –biasa dia disapa – pertama kali menginjakkan kakinya di Taiwan dalam program student mobility kampus biru. Mahasiswa Manajemen ini juga ikut berbaur dengan mahasiswa Cheng Shiu lainnya dalam satu kelas.

“Tergantung kelas, ada yang 1 kelas Indonesia. Ada yang orang Taiwan semua,” bebernya.
Pembelajaran di Cheng Shiu University lebih kepada practical. “Lebih relax dan practical belajarnya.” tutur William yang kuliah pada Selasa dan Jumat ini.
Ia juga sempat bingung dalam memesan makanan di tempat makan di negeri 100 kuil itu. “Kalau makanan kebanyakan (sama) karena tidak mengerti menunya jadi bingung mau pesan apa,” ucapnya.

Suasana di Taiwan, menurutnya, tak jauh berbeda dengan di Indonesia. Untuk cuaca, kata William, lebih panas di Taiwan. “Kalau cuaca kurang lebih sama seperti Lampung. Cuma lebih panas sedikit karena summer,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Rektor IV IIB Darmajaya, Prof. Dr. Ir. RA Bustomi Rosadi, M.S., mengatakan program student mobility sebagai pembekalan mahasiswa/i dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. “Mahasiswa juga dapat merasakan langsung kuliah di luar negeri. Study experience yang didapatkan di luar negeri juga dapat memacu mahasiswa lainnya untuk mengikuti kuliah di negara orang,” ungkapnya.

BACA :  Beasiswa Andi Surya, Darma UMITRA Indonesia Sebagai Kampus Rakyat

Prof Bustomi – biasa dia disapa – menerangkan mahasiswa IIB Darmajaya tahun ini yang mengikuti student mobility di negara Taiwan berjumlah 3 orang. “Dua mahasiswi di Shih Chien University dan satu mahasiswa di Cheng Shiu University. Selama satu semester ketiganya akan menjalani perkuliahan di universitasnya masing-masing,” tuturnya.

Dia menambahkan sebelumnya juga mahasiswa yang melakukan student mobility menjalani tahapan seleksi. “Kita seleksi karena memang benar-benar sesuai dengan kemampuan berbahasa dan pengetahuannya,” tandasnya. (**)