Wakil Rektor IV IBI Darmajaya : Kaderisasi Gerakan Pramuka Masif dan Berkesinambungan

oleh

Bandarlampung (gemamedia)
Kaderisasi dalam Gerakan Pramuka itu terstruktur masif dan berkesinambungan.

Hal itu dikatakan Wakil Rektor IV Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya Prof. Dr. Ir. RA Bustomi Rosadi, M.S ketika menjadi pembicara dalam Sarasehan Nasional Gerakan Pramuka, Pesantren, dan Bela Negara di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7, Rimbo Panjang, Tambang, Kampar, Provinsi Riau, 1 September 2019.
Prof Bustomi – biasa dia disapa – menuturkan Bangsa Indonesia memang sudah merdeka selama 74 tahun.
Namun, tanpa disadari dari berbagai aspek, Indonesia masih dijajah.

“Posisi geografis Indonesia yang strategis, potensi sumber kekayaan alamnya yang melimpah, dan keberagaman budaya menjadi daya tarik bangsa lain. Sebagai warga negara yang cinta tanah air kita sebagai wajib untuk membela kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dari penjajahan fisik maupun nonfisik,” tuturnya.

Wakil Ketua Puslitbangda Kwarda Provinsi Lampung ini menjelaskan bahwa pesantren dan pramuka bersinergi mendidik, mengawal, dan membina para generasi muda bangsa.“Kaderisasi dimulai dari usia 7 – 10 untuk siaga, usia 11-15 penggalang, usia 16-20 untuk penegak, usia 21 – 25 untuk pandega dan usia 25 keatas untuk pembina,” ungkapnya.

BACA :  Resmi Dibuka, Darmajaya Open Tournament & Festival Karate 2019 Diikuti Ribuan Karateka

Pelatih Pembina Pramuka di Provinsi Lampung ini menerangkan Pramuka di pesantren aktivitasnya sangat masif dan lebih intens. “Pesertanya dalam sarasehan mencapai ribuan, berasal dari pengasuh pondok pesantren se Provinsi Riau,” ucapnya.

Sementara, Rektor IBI Darmajaya, Ir. Firmansyah YA, MBA., M.Sc., mendukung sivitas akademik Darmajaya memberikan sumbangsih pemikiran dan ilmunya kepada masyarakat. “Masyarakat merupakan laboratorium penelitian bagi institusi pendidikan. Dengan keilmuan yang dimiliki dapat memberikan masukan dan saran baik sebagai pemateri ataupun pembicara,” ucapnya.

Ketua Aptisi Wilayah II. B Lampung ini menerangkan insan akademis tidak hanya memberikan pembelajaran kepada mahasiswa tetapi juga terus mengabdi kepada masyarakat. “Melalui LP4M, IBI Darmajaya juga selalu konsisten dalam melakukan pengabdian masyarakat baik secara kelompok, individu maupun institusi,” tutupnya.