Tulus Yakin Rekom PDIP Bandar Lampung Utamakan Kader

oleh

Bandarlampung (gemamedia)
Bakal Calon (Balon) Walikota Bandar Lampung 2019-2024 dari Internal Partai berlambang Moncong Putih (PDIP) sampai dengan batas akhir pengembalian berkas (16 September 2019) diketahui hanya dua kader yang mengembalikan nya (Eva Dwiana dan Tulus Purnomo).

Tulus Purnomo yang juga anggota DPRD Lampung ini optimis mendapatkan rekomendasi maju untuk pikwakot yang akan di gelar sebentar lagi bahkan dirinya akan membuktikan keseriusannya maju pilwakot Bandar Lampung dengan mendaftar di semua partai politik yang membuka penjaringan hal ini disampaikan langsung oleh nya usai melakukan mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Walikota di Sekretariat DPC PDI-Perjuangan, Kota Bandar Lampung.

“Sebagai bukti keseriusan saya, Insya Allah saya akan mendaftar di semua penjaringan partai poltik, sementara ini masih PDIP,” ucapnya, Senin (16/9/2019).

Masih sambung politisi senior PDIP Lampung ini, sebagai parpol tempat ia bernaung dapat memberikan rekomendasi kepadanya.

“Ya jelas, kita kan kader. Tentu kita berharap PDIP dapat mengedepankan kader untuk diusung maju,” ucapnya.

BACA :  Tim Bacalon Ike Edwin-Zam Zanariah Bagi Susu dan Makanan

Disinggung, soal siapa bakal calon pendampingnya kelak, sebagai balon wakil walikota Bandar Lampung, Mas Tulus masih menyembunyikannya.

“Kita ikuti saja dulu proses nya, soal siapa wakilnya itu mengalir saja, saya juga menyerahkan sepenuhnya ke DPP PDI-Perjuangan, yang jelas hadirnya saya maju ke pilwakot Bandar Lampung, kita akan membenahi semuanya, sehingga kota yang jadi cerminan provinsi Lampung ini, dapat lebih maju,” jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan persaingan internal PDIP sendiri, sementara ada tiga nama kader PDI Perjuangan yang maju pilwakot Bandarlampung ?

“Ya soal pengalaman saya sudah 15 tahun di DPRD Provinsi Lampung dan masalah anggaran saya paham betul karena saya pun di badan anggaran (Banang). Nah, soal siapa juga yang keluar rekomendasi dari DPP PDIP itu kita harus siap dan wajib mengamankan dan memenangkannya, kita harus legowo, kalau membangkang, siap-siap dinpecat, saya maju karena saya akan membawa perubahan untuk Kota Bandarlampung,” tandasnya. (*)