komunitas Seni Kota Metro Dukung Andi Surya Maju Pilwakot

oleh

METRO (gemamedia)
Doktor H. Andi Surya mengucapkan terimakasih dan sangat apresiatif atas dukungan, doa restu dan pilihan untuk menjadikan dirinya Walikota Kota Metro Periode 2020 – 2025 yang di sampaikan oleh Sugito, mewakili komunitas seni budaya Kota Metro, beberapa waktu lalu.

Sugito menyebutkan, dukungan kami berikan kepada Doktor H. Andi Surya karena melihat latar belakang beliau yang penuh pengalaman di berbagai bidang, “dengan harapan Pemerintah Kota Metro nantinya mendukung program-program yang dapat memajukan kehidupan seni dan budaya di kota ini,” Ujar Sugito, seniman yang berkediaman di Mulyosari, Metro Barat ini.

“Saya atas nama seluruh keluarga besar mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan komunitas seni budaya dalam pencalonan Walikota Metro Periode 2020 – 2025 mendatang,” kata Doktor H. Andi Surya, yang diwawancarai di sela-sela kunjungannya di sejumlah titik Kota Metro.

Doktor H. Andi Surya menuturkan, bahwa budaya dan keragaman seni semakin mengakar kuat seiring berkembang pesatnya promosi wisata ke dunia internasional. Kolaborasi keduanya itu dinilai harus bisa sejajar dengan sinergitas pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sebutnya.

BACA :  Prof. Dr. Bustomi Silaturahmi dengan PD Muhammadiyah Lampung

“Seni budaya harus di dorong mampu menyejahterakan masyarakat, maka program pengembangan kebudayaan yang digerakkan pemerintah juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat,” ujar Dr. H. Andi Surya.

Dilanjutkannya, misi mengembangkan seni budaya di Kota Metro ke depan harus dilakukan berbagai upaya konsolidasi yang integratif. Pertama, karya seni budaya adalah milik masyarakat maka keterlibatan masyarakat harus dikonsolidasi dalam menciptakan karya seni, “kedua, konsolidasi birokrasi untuk memasukkan aspek seni budaya pada multi sektor program kerja, dan ketiga, penguatan ekonomi rakyat berbasis karya seni mampu mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program ekonomi kreatif”, tutup Dr. H. Andi Surya. (*)