IIB Darmajaya Kembali Tambah Dua Doktor

oleh

Bandarlampung (gemamedia)

Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menambah jumlah doktor dalam jajaran pengajar di kampus biru.

Hal ini setelah dua pengajar Sutedi, S.Kom., M.T.I. dan Sri Lestari, S.Kom., M.Cs. yang melanjutkan pendidikan strata tiga atau program doktoral di Universitas Gajah Mada telah menjalani ujian sidang tertutup atas disertasinya pada Senin, (29/7/19). Disertasi Sutedi berjudul “Konversi Basis Data Relasional ke NoSQLDB menggunakan EGTA dan EMNS” dan Sri Lestari mengangkat judul “Peningkatan Kualitas Rekomendasi Menggunakan Metode NRF dan WP-Rank”.

Hasil ujian disertasi Sutedi juga mendapatkan nilai cumlaude dari penguji yang diketuai oleh Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D. Pengajar Sistem Informasi di IIB Darmajaya ini mengangkat disertasi berjudul Konversi Basis Data Relasional ke NoSQLDB menggunakan EGTA dan EMNS karena keterbatasan ruang penyimpanan basis data yang ada selama ini.

Sementara, Sri Lestari selaku pengajar di Teknik Informatika IIB Darmajaya mengangkat disertasi berjudul Peningkatan Kualitas Rekomendasi Menggunakan Metode NRF dan WP-Rank untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat ke pengguna.

BACA :  Mahasiswa Darmajaya Ramaikan Safety Driving Suzuki & Polresta Bandar Lampung

Pelaksana Tugas Rektor IIB Darmajaya, Ronny Nazar, S.E., M.M., mengatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dari pengajar terus dilakukan oleh Darmajaya. “Kita terus meningkatkan pendidikan dari pengajar sebagai komitmen dalam menghasilkan pendidikan tinggi berkualitas. Ini sesuai dengan visi misi Darmajaya dalam menghasilkan dan mencetak lulusan yang berkualita secara akademis,” ungkapnya.

Dengan telah selesainya ujian sidang tertutup tersebut, kata Ronny, menjadikan bertambahnya pengajar dengan kompetensi doktor di kampus biru. “Beberapa waktu lalu juga terdapat dua pengajar berjenjang strata tiga Joko Triloka dan Sriyanto yang telah kembali mengabdi di Darmajaya,” ujarnya.

Dia juga berharap agar pengajar yang sedang menempuh pendidikan doktoral di UGM dapat segera menyusul untuk kembali ke Darmajaya. “Total lima pengajar yang sedang menempuh studi doktor di UGM dan sudah dua yang selesai ujian sidang tertutup disertasi. Ketiganya diharapkan juga segera menyusul dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk ditransfer kepada mahasiswa/i Darmajaya,” tandasnya.