Delapan Etnis Pendatang Di Lamtim Mendapatkan Gelar

oleh

Lampung Timur (gemamedia)
Delapan etnis pendatang dari berbagai daerah yang tinggal di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), mendapatkan gelar adat yang diberikan oleh masyarakat asli Lampung.

Pemberian gelar adat kepada warga asal Jawa, Bali, Bugis, Batak, Banten, Sunda,padang dan Palembang itu Dinamai Budaya Muwaghei yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamtim di halaman depan kantor pemkab tepat nya setahun yang lalu yang di fasilitasi oleh Badan Kesbangpol Lamtim di Sukadana.

Masyarakat adat asal Jawa diberi Gelar Raden Puja Kesuma, warga dari Bali diberi gelar Raden Putra Dewata Agung, warga Bugis diberi gelar Raden Putra Daeng.

Kemudian, warga Batak diberi gelar Raden Putra Sorimangaraja atau Sri Maharaja, warga Banten diberi gelar Raden Tatar Pasundan, Sunda diberi gelar Raden Tatar Pajajaran, Minang diberi gelar Raden Putra Pagaruyung, dan masyarakat adat dari Palembang diberi gelar Raden Putra Sriwijaya.

Budaya Muwaghei merupakan wujud tekad pemerintah daerah setempat untuk melestarikan adat dan budaya yang ada di Lampung Timur.

BACA :  Menjalin Ukhuwah Islamiyah Alumni Kosgoro Rencanakan Reuni Akbar

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan pak Zaiful Bokhari berkomitmen tinggi melestarikan adat dan budaya yang ada di Lampung Timur.

Kepala Badan Kesbangpol Lamtim, Syahrul Syah saat ditemui di kantornya. Dia juga menambahkan ” Untuk mensosialisasikan nilai-nilai Muakhei atau persaudaraan ka masyarakat luas itulah maka kegiatan tersebut kita lanjutkan tahun ini dengan mengelar Festival Kebangsaan, melalui komunikasi seni dan budayanya” ujarnya,rabu (21/09/2019)

Masih dikatakannya ” kita meyakini bahwa seni dan budaya adalah bahasa yang paling sederhana yang bisa dimengerti oleh semua etnis sehingga terus akan memunculkan saling pengertian , keakraban dan kebersamaan antar etnis di wilayah ini, dan itu menjadi tugas Badan Kesbangpol untuk merewatnya” imbuhnya .

Adapaun kegiatan festival budaya Kebangsaan ini akan di gelar di lapangan Sukadana Darat, di Suakana pada hari Minggu 25/8/2019 Mulai pukul 8 pagi hingga selesai.(*/sms)