Frans Agung: Wisudawan Harus Tanggap Terhadap Situasi dan Lingkungan Sosial

oleh

Bandarlampung (gemamedia)

Kemeriahan Yudisium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) semester genap tahun akademik 2018/2019 yang berlangsung pada senin (25/6) bertempat di Aula Gedung Fisip Unila ini tampak dari banyaknya para peserta yudisium yang hadir pada acara kali ini. Sebanyak 101 calon wisudawan/wisudawati memenuhi ruangan Gedung Fisip Unila.

Turut hadir dalam acara pelepasan wisuda kali ini adalah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Syarief Makhya serta Ketua Ikatan Alumni FISIP Unila yang di wakili oleh Sekretaris IKA Fisip Drs H. Ade Rahmatullah.,MM dan Katua Harian Sarmo.,S.IP

Dalam sambutan Ketua IKA FISIP UNILA Dr. H. Frans Agung Mula Putra Natanegara, yang disampaikan oleh Sekretaris IKA FISIP UNILA. Frans mengatakan di era digital ini wisudawan harus tanggap terhadap situasi dan lingkungan sosial sebab menurutnya hanya segelitir orang yang memperhatikan keadaan masyarakat. Frans berharap agar lulusan FISIP peka terhadap kondisi sosial karena kemajuan teknologi berdampak terhadap kehidupan yang individual tanpa memikirkan nasib orang lain.

BACA :  Verifikasi Faktual PPDB langkah antisipasi persoalan hukum

Tak lupa ia berpesan kepada para wisudawan yang hadir agar selalu menjaga nama baik alamater serta terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga lulusan FISIP diakui. “jangan pernah melupakan almamater. Jaga baik-baik almamater. junjung tinggi nama almamater, karena kalian akan terjun kedunia yang benar-benar nyata. Kalian harus membawa kekuatan lulusan FISIP yang berintegritas dan jangan pernah berhenti belajar serta terus tingkatkan pengetahuan dan keahlian,” ujar Frans.

Sebagai Ketua IKA FISIP UNILA menjelaskan tema yang diusung sesuai dengan tantangan yang akan dihadapi oleh lulusan FISIP. Kedepannya persaingan di dunia luar akan semakin intens dan kompetitif sehingga membutuhkan lulusan yang memiliki sensitifitas sosial dan mampu bersaing pada era masyarakat digital. FISIP bersatu tak akan terkalahkan.

“Yudisium dilaksanakan sebagai ceremony pelepasan calon wisudawan FISIP dan juga upaya refleksi diri yang berkaitan dengan empat kompetensi yaitu kompetensi akademik, kompetensi profesional, kompetensi sikap, nilai dan juga kompetensi menghadapi era digital dalam konteks pembangunan sosial,” ucap nya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para lulusan terbaik, FISIP memberikan penghargaan berupa sertifikat dan cinderamata pada setiap masing-masing  lulusan program studi. Yudisium ditutup dengan penyerahan piagam yudisium serta penyerahan surat keputusan berisikan data Alumni periode kelulusan bulan seotember 2019 dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni kepada sekretaris IKA FISIP Unila.

BACA :  Dosen Sistem Informasi IIB Darmajaya Menjadi Pembicara di Universiti Utara Malaysia

Selanjutnya, kegiatan yudisium ini akan rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung.