Dosen Darmajaya Ajari Warga Binaan Lapas Perempuan Merajut

oleh

Bandarlampung (gemamedia)

Peduli dengan warga binaan pemasyarakatan, dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pelatihan rajutan, perhitungan harga pokok penjualan, dan penggunaan e-commerce di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Bandarlampung, 12-13 dan 15 Juli 2019.

Dosen IIB Darmajaya tersebut yakni Halimah, SKom., MTI bersama rekannya Sushanty Saleh, S.Kom., MTI dan Pebrina Swissia, SE., MM. Mereka memenangkan dana hibah program kemitraan masyarakat (PKM) dari Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2019.

“Mudah-mudahan pelatihan ini bermanfaat bagi peserta. Warga binaan dapat termotivasi untuk berwirausaha kerajinan rajutan, ketika keluar dari Lapas nantinya. Selain dilatih memproduksi rajutan, mereka juga dibekali perhitungan harga pokok penjualan, dan penggunaan e-commerce untuk pemasarannya” ujar Halimah.

IIB Darmajaya juga menyepakati perjanjian kerjasama dengan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Rektor IIB Darmajaya, Ir. H. Firmansyah Y. Alfian., MBA., MSC yang diwakili Kepala Lembaga Penelitian, Pembelajaran, dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP4M), Dr. Suhendro Yusuf Iryanto dengan Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Bandarlampung, Setyo Pratiwi, Bc.Ip., SH di Lapas Perempuan Kelas II A Bandarlampung, Jumat (12/07).

BACA :  Frans Agung: Wisudawan Harus Tanggap Terhadap Situasi dan Lingkungan Sosial

“Terimakasih kepada IIB Darmajaya yang peduli dengan warga binaan pemasyarakatan. Semoga kegiatan ini berkah, ilmu yang diberikan bermanfaat untuk diterapkan peserta sebagai bekal ketika keluar dari Lapas, dan kembali ke tengah masyarakat,” tutur Pratiwi.

Sementara itu, Kepala LP4M, Dr. Suhendro mengungkapkan, IIB Darmajaya mendukung para dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kami berharap kerjasama antara IIB Darmajaya dan Lapas Perempuan Kelas II A Bandarlampung dapat terus terjalin baik. Kedepannya, pelatihan-pelatihan lain dapat dilakukan, khususnya yang berkaitan dengan ilmu komputer serta ekonomi dan bisnis,” ungkapnya.

Pelatihan rajutan bersama pemateri Rini Nurlistiani dan Meri Chrisnawati diikuti 20 peserta.
Warga binaan tampak antusias saat praktek langsung merajut benang wol menjadi bros, softcase handphone, dompet, dan peci. Dilanjutkan pelatihan perhitungan harga pokok penjualan bersama pemateri Pebrina Swissia, SE., MM. Kemudian pelatihan penggunaan e-commerce bersama pemateri Yuda Septiawan.

Tak hanya memberikan pelatihan, Halimah beserta tim menyerahkan etalase sumbangan dari IIB Darmajaya untuk memajang aneka produk hasil bengkel kerajinan di Lapas Perempuan Kelas II A Bandarlampung.(*)

BACA :  Mahasiswa IIB Darmajaya Kuliah di Tiongkok : Dosennya Peduli dan Toleransi kepada Muslim