DPRD Lampung Minta UMKM Ada di Tol Trans Sumatra

oleh

Bandarlampung (GM)

DPRD Provinsi Lampung meminta kepada pihak pengembang Jalan Tol Trans Sumatera, Bakauheni – Terbanggi Besar, untuk menampung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Rest Area, khususnya yang berada di jalur lintas Sumatera Bakauheni – Panjang, dan Panjang – Bandar Jaya.

“Ya, kami telah melakukan koordinasi pada saat tapat dengan pihak pengembang, untuk mengakomodir UMKM berada di rest area JTTS. Ini sudah kita sampaikan, dan mereka siap,” kata Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Mikdar Ilyas. Di kantornya, Senin (1/4/2019).

Bukan hanya itu, secara prosedur. Pihaknya bersama-sama teman komisi akan intens komunikasi dengan pihak pengembang, bahkan jika dimungkinkan akan membuat surat tertulis.

“Kita akan bahas membuat surat tertulis, agar himbauan kita dapat diindahkan. Ini sangat penting, UMKM adalah bagian dari penggerak ekonomi kita di Lampung, khususnya di Indonesia,” tegasnya.

Jangan sampai, lanjut dia. Keberadaan JTTS, hanya memberikan keuntungan dari pihak luar. Sebab, jika berkaca dari rest area jalan Tol yang ada, banyak pihak pengusaha luar yang berwirausaha.

BACA :  DPRD Metro Komitmen Dukung Upaya Pencegahan Covid-19

“Ini harus kita cegah, jangan sampai adanya jalan tol di Lampung masyarakat UMKM tidak merasakannya secara maksimal,” tegasnya.

Disinggung mengenai dampak terkini dari adanya JTTS, Mikdar mengaku untuk sementara ini. Secara nyata memang belum terlihat utuh dampak dari pembangunan tersebut. Namun, semuanya butuh waktu dan proses.

“Kalau dampak perekonomian secara utuh belum, karena JTTS baru beroperasi. Tapi, kami yakin ini akan terlihat ketika UMKM di lampung di fasilutasi,” kata Mikdar. (*)