Pelayanan RS Advent Buruk,Keluarga Pasien Kecewa

oleh


BANDARLAMPUNG (gemamedia)

Predikat Paripurna yang diperoleh RS Advent patut dipertanyakan. Pasalnya, masih banyak keluhan atas buruknya pelayanan dari pihak menagmen RS tersebut.

Bagaimana tidak, menurut salah satu keluarga pasien bahwa untuk rincian detail pemakaian obat dan jasa medis tidak singkron antara laporan perawat ruangan kepada bagian administrasi RS Advent.

“Kita menanyakan rincian anggaran kepada Administrasi RS tersebut, setelah kita mendapatkan rincian, lalu kita kroscek pemakaian kepada pihak counter perawat ruangan, ternyata disitu ada selisih, namun mereka (Perawat, red) masih berkilah,” ungkap Geri Gantara, keluarga salah satu pasien di Ruang Mahoni, Jumat (22/3).

Dikatakannya, Pasien menggunakan asuransi Prudential, namun oleh pihak RS Advent seperti asal catat apa saja yang digunakan, baik itu obat maupun pelayanan medisnya. “Masa iya baru 10 hari perawatan sudah menghabiskan Rp. 48 juta, apa-apa saja itu? Kalau tidak teliti bisa-bisa semua pasien yang berobat disini asal tembak begini juga mereka, kita bukan mempermasalahkan uangnya, tapi koq sebegitu ya pelayanan disini,” ungkapnya.

BACA :  PPM Provinsi Lampung Gelar Rapat Pelaksanaan Bela Negara

Dengan adanya kejadian seperti ini, pihak keluarga sudah tidak percaya lagi dan menjadi suatu pelajaran kepada pasien yang lain, agar setiap perawat memberikan obat atau memberikan pelayanan harus dicatat, supaya tidak selisih seperti yang kami rasakan,” jelas warga Lampung Utara ini.

Dikatakannya, selama sepuluh hari di RS Advent belum pernah pasien dimandikan, namun pada rincian administrasinya tercatat dimandikan, selain itu seperti masker yang menggunakan perawat, namun yang membayar dibebankan kepada pasien.

“Hitung-hitungannya agak Anek RS Advent ini, asal catat saja, mentang2 kita menggunakan asuransi Prudential, semestinya pelayanan yang diberikan harus baik, bukan malah membuat kecewa seperti ini,” terangnya. (*)