Ketum PPP Ditangkap KPK, Andi Nyatakan Tidak Mempengarusi suara dari Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin

oleh

Bandarlampung (gemamedia)

Terkait penangkap Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzy oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) beberapa hari lalu. Ketua Bravo 5 Provinsi Lampung, Andi Desfiandi menyatakan dengan adanya kejadian tersebut sama sekali tidak mempengarusi suara dari Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurutnya, dengan adanya pendukung Jokowi yang terjerat hukum, tapi tidak mempengaruhi karena pak Jokowi juga memang tidak mau menginterpensi hukum. Dengan kejadian ini malah akan mengakibatkan daya ungkit suara jadi lebih baik. Hal tersebut diungkapkan Andi yang juga merupakan relawan pendukung Capres-Cawapres 01 itu, Sabtu (16/3/2019).

Oleh sebab iu, dekat dengan pemerintahan bukan berarti akan dilindungi. Sekali lagi bangsa ini akan maju apabila negara ini menempatkan hukum sebagai panglima tertinggi, siapaun yang bersalah harus menerima konsekuensi hukum itu seperti yang kita ketahui bahwa bangsa ini akan maju apabila praktik-praktik korupsi ini di berantas.

Dalam perkara itu juga, Andi mendukung bagi siapapun yang bersalah dalam hukum agar segera diproses. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada seseorang yang kebal hukum sekalipun dekat dengan pemerintahan. Proses yang sedang dihadapi Romahurmuzy tersebut baru tahap awal dari proses hukum. Dalam perkara tersebut pihaknya harus menganut praduga tak bersalah dan yang bersangkutan juga harus menerima konsekuensi.

BACA :  Pengawasan Pemilu Jangan Cuma Slogan Harus Menukik Di Dapil

Ia menambahkan, proses yang sedang dihadapi Romahurmuzy tersebut baru tahap awal dari proses hukum. Dalam perkara tersebut pihaknya harus menganut praduga tak bersalah dan yang bersangkutan juga harus menerima konsekuensi. “Atas kejadian ini kami bersama tokoh politik lainnya sangat prihatin sekali atas musibah yang menimpa Ketum PPP,” kata dia. (*)