Jelang Lomba P3KSS, Dinas PP-PA Lampung Selatan Lakukan Pembinaan di Desa Karya Tunggal

oleh

Ketibung (gemamedia)

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Kabupaten Lampung Selatan melakukan pembinaan lomba desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) di Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung.

Desa Karya Tunggal terpilih mewakili Kabupaten Lampung Selatan yang akan dinilai oleh tim lomba desa tingkat Provinsi Lampung. Pembinaan berlangsung di Balai Desa Karya Tunggal, Jumat (29/3/2019).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Katibung Avina Trisia Yuniana Hendrajaya, tim Badan Lingkungan Hidup, tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, tim Dinas Kominfo, dan UPT Dinas Perikanan Lampung Selatan.

Mewakili Kepala Dinas PP-PA Rini Ariasih, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Dinas PP-PA Rubaidah menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pembinaan itu adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi ibu-ibu warga binaan di Desa Karya Tunggal.

Dia menyebut, salah satu tujuan pembinaan itu adalah untuk memberikan pemahaman akan pentingnya pendidikan bagi anak sesuai dengan program pemerintah tentang pendidikan yaitu wajib belajar 12 tahun.

BACA :  Dua Anggota KPTR RPM, Raih Sertifikat Penghargaan

“Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana pola hidup sehat serta meningkatkan keterampilan bidang ekonomi, sebagai upaya menambah penghasilan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Rubaidah.

Lebih lanjut Rubaidah menjelaskan, dipilihnya Desa Karya Tunggal sebagai sasaran pembinaan, karena sebagian besar warga di desa itu, khususnya ibu-ibu memiliki tiga kerawanan, yakni rawan pendidikan, rawan kesehatan, dan rawan ekonomi.

Sasaran pembinaan itu lanjutnya, dilakukan terhadap 100 warga binaan yang tergabung dalam 10 kelompok binaan agar mengerti tentang P3KSS dan secara serius dan tekun mengikuti pembinaan dan pelatihan keterampilan yang diberikan oleh dinas instansi terkait.

“Harapannya, pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu warga binaan dapat meningkat. Lebih utama diharapkan tambahan pendapatan dalam rangka peningkatan ketahanan ekonomi keluarga bisa terwujud,” katanya.

Senada disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Katibung, Avina Trisia Yuniana Hendrajaya berharap, dengan adanya kegiatan itu, akan memberikan suatu perubahan nyata bagi warga Desa Karya Tunggal mulai dari pembinaan, hingga pelaksanaan lomba dan seterusnya.

BACA :  Nanang Resmikan Program Pamsimas di Desa Karya Mulya

Untuk itu, dirinya berharap partisipasi aktif dan kesiapan seluruh warga Desa Karya Tunggal, khususnya kaum perempuan untuk dapat menyukseskan kegiatan tersebut.

“Mungkin yang selama ini tidak ada kegiatan di rumah, dengan lomba ini potensi yang ada dalam diri ibu-ibu atau desanya bisa digali kembali. Dengan potensi itu, mudah-mudahan bisa meningkatkan sumberdaya ibu-ibu dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Avina saat memberikan pengarahan kepada ibu-ibu di desa itu.

Menurutnya, ibu rumah tangga di jaman sekarang ini bukan hanya sekedar mengurus rumah, suami, dan anak. Tetapi juga, bagaimana sebagai ibu rumah tangga harus mempunyai perananan dalam memberdayakan ekonomi keluarga.

“Kita juga harus punya peran dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Insya Allah dengan pendapatan itu ekonomi bisa kita tingkatkan, dan kita bisa mensejahterakan keluarga. Karena sekarang ini apa-apa perlu uang, seperti anak mau sekolah dan lainnya. Kalau kita tidak berusaha maka kita tidak bisa mendapatkannya,” pungkasnya.

Meski demikian, Avina pun menegaskan agar perempuan yang memilih mengembangkan potensi diri untuk tidak melupakan kodrat mereka sebagai perempuan yang mempunyai rumah tangga. Jangan sampai katanya, karena terlalu sibuk bekerja, sehingga urusan rumah tangga seakan tak terurus.

BACA :  Plt Bupati Lamsel Kunker di Rajabasa

“Sebelum berangkat, saya pesan ibu-ibu rumahnya dibereskan dulu, izin dengan suami, biar suaminya ga marah. Saya juga mohon kerjasamanya, kita jaga kesehatan, kekompakan, satukan tekad untuk memajukan desa kita,” pungkasnya. (*)