Soal Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN, LAdA Angkat Bicara

oleh

Bandarlampung (gemamedia)

Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah satu oknum dosen terhadap mahasiswinya di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Bandarlampung, mendapat sorotan dari seluruh pihak.

Seperti halnya Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Lampung. Kepada media, Direktur LAdA, Turaihan Aldi mengaku prihatin sekaligus menyayangkan terkait dugaan pelecehan seksual di perguruan tinggi. Sebab, kata dia, kampus merupakan tempat mengenyam pendidikan yang nantinya untuk memperoleh pekerjaan.

“Artinya, LAdA sangat menyayangkan apa yang dilakukan oknum dosen terhadap mahasiswinya (cabul, red). Dan ini seharusnya diproses hukum, jangan dibiarkan jika tidak ingin berkepanjangan,” ujarnya, Selasa (21/1) sore.

Ia juga mengimbau kepada kampus yang bersangkutan (UIN) untuk tidak menutup-nutupi dan selaiknya membantu mengusut tuntas dugaan kasus tersebut.

“Sebaiknya kampus tidak menutup-nutupi dan segera memproses administratif oknum dosen tersebut,” tegas Pria yang disapa Aldi ini. (KwN)

BACA :  Bachtiar Dukung Kiprah Duta Kesehatan dan Bersih Narkoba Memajukan Program Kesehatan Lampung