Gindha Ansori : Negeri Kian Genting

oleh

Bandarlampung (GM)
Tertangkapnya kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menangkap tangan salah satunya Bupati Mesuji, Khamamik sontak membuat semua orang tak mengira.

Bupati yang selama ini ramah dimata masyarakat, tiba-tiba menjadi target oleh KPK.

Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Lampung, Ghinda Ansori Wayka menyikapi perihal tertangkapnya kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Pemilihan Kepala Daerah itu kembalikan saja ke Dewan, jadi bisa hemat anggaran KPU dan BAWASLU, awasi Dewannya dengan ketat, tangkapi jika bermain politik uang, ini sistem lokalisir agar tidak mendidik rakyat dengan dugaan “politik uang” yang merusak tatanan hidup berkebangsaan,” ujar Ghinda, Kamis, (24/1/2019).

Bahkan menurutnya, jika dibiarkan sistem politik yang seperti saat ini, meskipun dipilih langsung Kepala Daerah maka akan banyak lagi Kepala Daerah hasil pemilihan langsung yang ditangkap KPK.

“Bukan hanya 103 saja sebagaimana yang dilansir beberapa media,” jelasnya. (ny/*)

BACA :  Dihadiri Mahasiswa Papua, Open House PKS Bermenu Kebuli