Gugah Minat Dosen IIB Darmajaya Jadi Penulis Buku

oleh

Bandarlampung, (gemamedia.co)
Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah. Demikian kutipan Al Ghazali yang disampaikan Direktur Penerbit Andi Offset, Joko Irawan Mumpuni saat menjadi pemateri Workshop dan Pelatihan Penulisan Buku di Aula Rektorat Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Rabu (28/11/2018).

Workshop yang digelar Lembaga Penelitian, Pengembangan Pembelajaran, dan Pengabdian Masyarakat (LP4M) ini bertujuan menggugah minat, memotivasi, dan membekali para dosen IIB Darmajaya untuk menulis buku.

Joko Irawan Mumpuni mengatakan, IIB Darmajaya patut bangga dengan prestasi peringkat webometrics. Dimana, webometrics IIB Darmajaya berada di peringkat 85 dari ribuan perguruan tinggi se Indonesia. Webometrics IIB Darmajaya juga menjadi peringkat pertama sebagai PTS di Provinsi Lampung.

Menurutnya, IIB Darmajaya juga menjadi kampus terbesar di Provinsi Lampung setelah Unila. Buku-buku terbitan Andi Offset juga terbanyak dipergunakan di kampus biru ini. Namun, sayangnya masih minim dosen IIB Darmajaya yang telah menerbitkan buku.

“Mudah-mudahan setelah workshop ini, nantinya mahasiswa Darmajaya tidak hanya bisa membaca buku-buku terbitan Andi Offset. Tapi mereka juga ikut bangga, karena para dosen Darmajaya yang menjadi penulis dari buku-buku tersebut,” ujarnya.

BACA :  Mayor Inf G Manurung Cek Prajurit dan PNS Yang Kembali dari Melaksanakan Cuti Gelombang I

Direktur Penerbit Andi Offset ini memaparkan hal-hal yang dapat diperoleh penulis yakni kepuasan batin, reputasi, peningkatan karir dan peningkatan finansia. Kata dia, penulis akan memperoleh kepuasan batin dimana buku sebagai karya yang akan dikenang sepanjang masa. Buku sebagai karya yang terpublikasi juga meningkatkan reputasi penulisnya.

“Kadang, penerbitan buku menjadi kebutuhan untuk peningkatan status jabatan serta peluang karir di institusi atau perusahaan. Tak hanya itu, penulis buku juga bisa memperoleh royalti dari penjualan buku, diskon pembelian langsung, dan finansial lainnya dari kegiatan seminar/mengajar,” ungkapnya.

Menanggapi kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset IIB Darmajaya, Dr. RZ. Abdul Aziz, ST., MT menuturkan, buku memiliki peran yang penting dalam kegiatan pendidikan. Buku teks berperan sebagai bahan ajar atau media instruksional yang dominan selama kegiatan belajar-mengajar berlangsung.

Ia menambahkan, Kemenristek Dikti juga memiliki banyak program hibah buku. Ia berharap, melalui workshop ini akan semakin banyak dosen IIB Darmajaya yang mau dan mampu menulis buku, serta berhasil memenangkan hibah dari Kemenristek Dikti. “Nantinya buku tersebut tidak hanya berdampak pada kenaikan pangkat, ekonomi, dan popularitas bagi dosen. Tetapi juga bermanfaat untuk peningkatan kualitas bahan referensi bagi para mahasiswa,” harapnya.(*)

BACA :  Mirza Turun Langsung Berikan Edukasi Penularan Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.